Kamis, 13 Oktober 2016

Kilapin Body Motor Pake Oli Bekas Aja

Kilapin Body Motor Pake Oli Bekas Aja - PERWATAN MOTOR memang bukan hanya sekadar servis rutin ganti oli saja, perawatan sekunder untuk motor juga diperlukan. Nah contoh perawatan sekunder untuk sepeda motor itu seperti perawatan body motor agar tetap kinclong. Apaagi kalo motor kamu itu udah termasuk motor tua bin lawas bin jadul. Pastinya dan gak dipungkiri lagi cat body sudah luntur dan tak menarik lagi. Kalo kamu punya pacar dan motor kamu lawas, paling gak untuk menyiasati agar si motor yang biasa dipake buat pacaran tetap enak dipandang mata gimana caranya?

Kamu kalo bingung cara mengilapkan body motor, ada lho cara mudah dan murah. Pakai oli bekas. Iya, pakai oli bekas bisa bikin body motor kamu mengilap. Kamu gak perlu beli pengilap motor dari merk A sampai merk B. Selain mahal, juga bakal sia-sia. Kamu buang-buang duit doang nantinya dan menyesal. Ini pengalamanku lho ya, sudah mencoba berbagai merk pengilap motor, namun setelah tau bahwa oli bekas bisa dipakai buat kilapin tuh motor akhirnya pakai ol bekas terus-terusan sekarang. Bahan dan alatnya murah. Cuma butuh oli bekas sama kain lap kering yang bersih. Langsung oles dan kinclong seperti baru.

Beberapa dari kamu pasti langsung heran, apa benar oli bekas bisa membuat body motor mengilap? Kalo kamu masih penasaran dan tidak percaya, kamu bisa langsung mencobanya. Tips dan trik ini berlaku untuk semua warna body motor, cuma agar diperhatikan jika body motor kamu warna putih. Takutnya ada partikel kotoran dari oli bekas yang malah menempel. Yuk langsung dicoba.

Kamis, 06 Oktober 2016

Rawat Motor Tua Kamu dengan Oli Single Grade

Rawat Motor Tua Kamu dengan Oli Single Grade - MOTOR tua menurut Aku sih motor yang udah dipakai lebih dari 5 tahun atau sudah mencapai 50.000 km. Kamu apa masih punya motor tua yang Aku maksud? Kalau punya bagaimana perawatannya? Mungkin setelah kalian baca tulisan ini bisa kalian aplikasikan ke motor tua yang kalian punya. Salah satu perawatan yang paling mudah ialah mengganti rutin oli mesin. Eits, tapi jangan sembarangan ganti oli. Lebih baik pakai oli single grade. Kenapa?


Jawabannya harus sadar diri. Ya, sadar diri, semakin lama penggunaan motor, maka semakin renggang presisi antar mesinnya. Tidak seperti motor-motor keluaran terbaru yang presisi antar mesinnya masih sangat rapat jadi diperlukan oli yang sangat encer. Nah, motor tua ini kan celah mesin sudah agak longgar, jadi pakai oli single grade yang notabene oli yang kental. Kalau tetep nekat pakai oli encer, khawatir oli bisa masuk ke ruang bakar dan hasilnya asap putih ngebul lewat knalpot motor kamu. Kalau saran Aku sih, motor tua itu enak pakai oli single grade, atau minimal cari yang ada angka 20w-50 atau bisa 20w-40. Selain dari itu, kemungkinan besar oli ikut kebakar dan dijamin volume oli bisa berkurang.

Nah, mudah bukan perawatan oli mesin motor tua? Oh iya, jangan lupa juga rutin di servis tune up ya, jangan cuma ganti oli doang tapi mesin tidak dibersihkan. Semoga informasi tentang manfaat oli single grade di motor tua ini bisa menambah informasi kamu yang doyan merawat motor tua. 

Senin, 19 September 2016

Kapok Pakai Kampas Rem ORI

Kapok Pakai Kampas Rem ORI - Gile, pasti kalian pada mengkhayal yang enggak-enggak dari judul tulisan Aku kali ini. Bagaimana mungkin, pakai barang ORI kok malah kapok? Mungkin bener adanya, salah satu temen kuliah Aku dulu, bilang “Elu mang gak cocok pakai barang mahal, Ted”. Aku kan otomatis gak percaya gitu aja, nah Aku coba selama beberapa tahun pakai barang ORI tapi buat motor nih. Nah, beberapa hari lalu itu, Aku coba iseng pakai kampas rem imitasi buat motor ibu Aku, Honda Supra Fit. Hasilnya…..?

Hasilnya di luar harapan Aku. Aku berharap kampas rem depan Supra Fit yang bukan ORI ini kan jelek dan gak pakem, atau paling enggak pakem tapi tidak sepakem kampas rem ORI kan ya? Nah, ini di luar ekspektasi malah pakem banget dibanding kampas rem ORI. Hanya dengan 25 ribu bisa lebih pakem dibanding kampas rem ORI yang bisa mencapai 50 ribu? Yang bener nih? Ya kalau kalian tidak percaya silakan buktikan sendiri. Paling jelas sih Aku sudah kapok pake kampas rem ORI, mending cari yang lbih murah tapi kualitas sepadan, syukur-syukur lebih pakem kan?

Terus ada pertanyaan, nanti piringan kemakan jadi repot? Hei kawan, baik kampas atau piringan itu kembali ke cara berkendara masing-masing dan teknik pengereman kendaraan kalian. Selain itu juga dipengaruhi track jalan yang kalian lalui, so jangan ujuk-ujuk nyalahin kualitas kampas yang jelek lah atau harga yang murahlah. Banyak faktor yang bisa  menjadi kampas cepat habis dan piringan cakram kalah. 

Kamis, 15 September 2016

Altenator Rusak? Makanya Rajin di Cek

Altenator Rusak? Makanya Rajin di Cek - Kebayang gak kalo tiba-tiba kalao mobil yang kamu pengen pake mati dan gak bisa di starter? Udah buru-buru pengen berangkat kerja atau berangkat ke rumah paar, eh tau-tau gak nyala? Walhasil pasti kamu pake kendaraan lain dong? Masa iya mau tetep nekat bawa tuh mobil yang gak nyala? Pasti kalo kamu yang cuek sama kendaraan langsung bilang papa mama kalo mobil gak bisa di starter. Tapi, kalo kamu yang udah cinta sama kendaraan itu pasti akan cari tahu kenapa tuh mobil gak bisa nyala.

Perlu kamu ketahui bahwa selain aki, ada beberapa komponen lain yang ada hubungannya dengan kelistrikan mobil. Salah satunya ialah altenator. Altenator ini berfungsi untuk menyimpan dan mengaliri listrik  yang sudah disimpan. Kalo bagian ini rusak, mobil tidak bisa distarter. Cara mengecek altenator masih berfungsi dengan baik sebenarnya cukup gampang. Coba kamu cabut kabel aki di kutub negatif. Kalo mobil kamu mati, maka dipastikan altenator rusak. Kalau altenator rusak, ya jawabannya listrik tidak bisa disimpan dan dialiri lagi. Kamu harus ganti altenator tersebut.


Simpel bukan caranya? Sebenarnya, cara merawat mobil itu gampang kok asal kamu telaten cara mengeceknya. Nah, coba mulai sekarang rawatlah mobil yang kamu punya. Jangan cuma asal pakai tapi tidak tahu cara merawatnya. 

Rabu, 07 September 2016

Zebra Cross Buat Berhenti Motor

Ada Lagi yang Idiot, Zebra Cross Buat Berhenti Motor - Memang tidak bisa dipungkiri lagi nih, pasti kamu yang sering mengendarai sepeda motor,  bertemu dengan orang-orang idiot di jalanan. Semoga saja kamu tidak termasuk salah satu yang idiot ya. Mengapa Aku sebut banyak orang idiot? Baca terus sampai selesai. Tulisan ini untuk menyadarkan pentingnya kesadaran di jalan dan untuk mengurangi rasa arogan pengendara sepeda motor. Karena berangkat dari rasa arogan tersebutlah, muncul sebuah ide idiot untuk melakukannya.

Sekarang, Aku punya pertanyaan buat kamu. Kamu tahu zebra cross itu tempat untuk apa? Tempat orang menyebran atau tempat berhenti motor? Jika kamu pernah merasakan duduk di bangku SD pasti tahu fungsi zebra cross itu apa. Nah, sekarang coba lihat di jalanan. Ketika di sebuah lampu merah yang tidak dijaga oleh polisi, apa yang dilakukan pengendara sepeda motor di zebra cross tersebut? Apakah fungsi utama di zebra cross tersebut sudah berganti? Kalau sudah ganti, sejak kapan dan adakah undang-undangnya? Kalau tidak ada peraturannya bahwa zebra cross tersebut sudah beralihfungsi, mengapa pengendara motor dengan asyik mengganti fungsi dari zebra cross tersebut?

Dari sekian rentetan pertanyaan tersebut jika bisa kamu jawab semua berarti kamu cerdas. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi kamu untuk berusaha ikut-ikutan menjadi orang yang idiot seperti pengendara motor kebanyakan. Semoga bisa menyadarkan kamu yang sekarang ini masih menjadi orang idiot.

Jumat, 02 September 2016

Bodoh Berjamaah di Jalur Busway

Bodoh Berjamaah di Jalur Busway - Pernah mendengar bodoh berjamaah? Kalau sholat berjamaah pasti sering mendengarnya. Beberapa waktu yang lalu Aku baru sadar lho ternyata bukan sholat saja yang berjamaah, tapi pemikiran yang bodoh pun ikut-ikutan berjamaah. Apakah bodoh berjamaah juga mendapat pahala seperti shalat berjamaah? Ini yang akan kita lihat dari sisi mana bodoh berjamaah itu bisa merugikan orang lain. Singkatnya, Aku melihat banyak sepeda motor yang akhirnya putar balik di jalur busway.

Ya, putar balik. Pasalnya, sudah banyak pengendara sepeda motor yang masuk jalur busway karena ingin menghindari kemacetan yang terjadi. Namun, tanpa disangka dan tanpa diduga, di ujung jalur busway sudah menunggu “penampakan” yang paling ditakuti oleh pengendara. Nah, para pengendara yang sudah salah itu mencari akal supaya mereka selamat dari kesalahannya. Pasalnya, jika mereka mengakui kesalahan menerobos jalur busway, mau tak mau berhadapan dengan sosok yang menurut pengendara sebenarnya bisa diajak damai, tapi dengan isi dompet. Ketimbang damai dengan sosok tersebut mending buat ngerokok.


Kebodohan-kebodohan massal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari. Putar balik di jalur busway menyebabkan kemacetan dan kekesalan bagi sopir dan penumpang Trans Jakarta. Namun, apa pengendara motor yang salah merasa bersalah? Oh tentu tidak, namanya kan juga bodoh jadi ya ora paham-paham. Ngerti ora son?

Senin, 29 Agustus 2016

Kenapa di Jalan Tol Bisa Macet? Ini Dia Jawabannya

Kenapa di Jalan Tol Bisa Macet? Ini Dia Jawabannya - Kalau judul dari sebuah blog merupakan sebuah pertanyaan, maka isi postingannya harus sebuah jawaban. Benar tidak? Nah, jawaban dari pertanyaan tersebut ialah, sistem pembayaran yang belum optimal dan juga volume kendaraan yang semakin tinggi. Di sini akan kita bahas satu per satu ya sebab-sebab jalan tol itu bisa terkena macet.

Pertama, sistem pembayaran yang tidak optimal. Mengapa disebut tidak optimal. Begini, mungkin adanya gerbang tol otomatis (GTO) sudah sangat membantu transaksi di gerbang tol. Hanya saja, pihak pengembang jalan tol masih menggunakan gerbang tol manual untuk transaksi. Disinilah letak masalahnya. Saat orang yang tidak punya kartu GTO, maka mereka akan memilih melakukan pembayaran dengan manual. Belum lagi petugas jaga akan memberikan kembalian jika uang yang diberikan tidak sesuai/ buuh kembalian dari tarif jalan tol. Jadi, wajar jika pengendara lebih memilih masuk gerbang tol manual ketimbang gerbang tol otomatis.

Kedua, jumlah kendaraan yang tidak terkendali. Hal ini yang saya kira belum ada solusinya. Setiap tahun kendaraan baru ada saja yang membelinya. Di sisi lain, ada orang yang belum mampu membeli kendaraan baru dan lebih senang memilih merawat kendaraan yang sudah lama. Nahloh, bingung kan? Sepertinya lama-kelamaan pemerintah harus memikirkan cara yang efektif untuk mengatasi laju pertumbuhan pembelian kendaraan.

Sudah menjawab pertanyaan yang dilontarkan di judul belum? Kalau menurut kamu belum bisa menjawab, mungkin kamu punya alternatif jawaban lainnya. Yang jelas, kita sama-sama berharap semoga tol di Indonesia pelayanannya semakin baik. Selama ini kan tarif naik, pelayanan yaaaa bisa kamu rasakan sendirilah.